RSS

Antara Mata dan Hati

20 Jan

        Mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan prilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila dibiarkan mata memandang yg dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh” jatuh kedalam jurang (diambil dr nasehat Imam Ghazali)
Beliau juga memberi wasiat agar tidak menganggap ringan masalah pandangan, “Semua peristiwa peristiwa besar awalnya adalah mata, lihatlah api  besar yg awalnya berasal dari percikan api.”
Salafushalih mengatakan,” Banyak makanan haram yg bisa menghalagi orang melakukan sholat tahajut di malam hari, dan Banyak juga pandangan kepada yg haram sampai menghalanginya dari membaca Kitabullah.”

Saudaraku,
Semoga Allah memberi naugan barakah-Nya kepada saudaraku semua. Fitnah dan ujian tak pernah berhenti. Sangat mungkin, saudara kerap mendengar dan mengkaji masalah mata dan hati. Tapi belum tentu saudara termasuk dalam kelompok orang yang bisa memelihara mata. Padahal Imam Ghazali telah mengungkapkan,” Orang yg keliru menggunakan pandangan, berarti ia terancam bahaya besar karena mata adalah pintu paling luas yang bisa memberi banyak pengaruh pada hati.
Menurut Imam Ibnu Qahhim, mata adalah penuntun, sementara hati adalah pendorong dan pengikut. yg pertama, mata, memiliki kenikmatan pandangan. sedang yg kedua, hati, memiliki kenikmatan pencapaian. Dalam dunia nafsu keduanya adalah sekutu yg mesra. Jika terpuruk dalam kesulitan, maka masing-masing akan saling mencela dan mencerai.”
Simak juga dialog imajiner beliau dalam kitab Raudhatul Muhibbin: “Kata hati kepada mata, “kaulah yg telah menyeretku pada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan karena aku mengikutimu beberapa saat saja. Kau lemparkan kerlingan matamu ke taman dari kebun yg tak sehat. Kau salahi firman Allah, “Hendaklah mereka menahan pandangannya”. Memandang lawan jenis adalah panah beracun dari berbagi macam panah iblis. Barang siapa yg meninggalkan karena takut pd Allah, maka Allah akan memberi balasan iman padanya, yg akan didapati kelezatan dalam hatinya.” (HR. Ahmad)
Tapi mata berkata kepada hati,” Kau zalimi aku sejak awal hingga akhir. Kau kukuhkan dosaku lahir dan batin. padahal aku hanyalah utusanmu yg selalu taat dan mengikuti jalan yg engkau tunjukkan. Rasulullah bersabda,” sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal darah. Jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik pula. Dan jika ia rusak, rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah segumpal darah itu adalah hati” (HR. Bukhari n muslim)

Saudaraku,
Memelihara pandangan mata dapat menjamin kebahagiaan seorang hamba di dunia dan akhirat, dapat memberi nuansa kedekatan seorang hamba kepada Allah, menahan pandangan mata dapat juga menguatkan hati dan membuat seseorang lebih merasa bahagia, dan juga dapat menghalagi pintu masuk syitan ke dalam hati.

Saudaraku,
Dalam sebuah riwayat dikisahkan, pada kiamat ada sekelompok orang yg membawa hasanat yg sangat banyak, bahkan Rosul meyebutnya, kebaikan itu bak sebuah gunung. tapi ternyata Allah swt menjadikan kebaikan itu tak berbobot, seperti debu yg berterbangan dan tak ada artinya. Rosul mengatakan, bahwa kondisi seperti itu adalah karena mereka adalah kelompok manusia yg melakukan kebaikan ketika berada bersama manusia yg lain. Tapi takala dalam keadaan sendiri dan tak ada manusia lain yang melihatnya, ia melanggar larangan Allah.(HR. Ibnu Majah)
Kesendirian, kesepian, kala tak ada orang yang melihat perbuatan salah, adalah ujian yang akan membuktikan kualitas iman. di sinilah peran mengendalikan mata dan kecondongan hati termasuk dalam situasi kesendirian, karena ia menjadi bagia dari suasana yg tak diketahui oleh orang lain, “Hendaklah engkau menyembah Allah selola-olah melihat-Nya. jika engkau tidak melihat-Nya maka yakinilah bahwa ia melihatmu.”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 20, 2012 in Mutiara Kultum

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: